15. Al-Hijr (Al-Hijr) – الحجر

Surat Al-Hijr dan Artinya (Tafsir) | Arab, Latin, dan Terjemahan

Surat Al-Hijr ( الحجر ) merupakan surah ke 15 dalam Al-Qur’an. Surah ini terdiri dari 99 ayat yang seluruhnya diturunkan di kota Makkah. Dengan demikian, Surah Al-Hijr tergolong Surat Makkiyah.

Menurut Al-Suyuthi, surah ini diwahyukan hanya beberapa saat setelah Surah Yusuf: dengan kata lain, pada tahun terakhir sebelum Nabi hijrah ke Madinah. Anggapan (yang disebutkan oleh Al-Razi) bahwa ayat 87 diwahyukan di Madinah tidak memiliki bukti yang kuat dan, karena itu, dapat ditolak.

Seperti kebanyakan surah dalam periode ini, tema pokok Surah Al-Hijr adalah bukti tindakan kreatif Allah dalam mencipta dan petunjuk yang Dia berikan kepada manusia melalui wahyu—khususnya wahyu Al-Qur’an yang, seperti diramalkan dalam ayat 9, akan tetap terpelihara sepanjang masa dari kerusakan.

Nama surah ini, yang berasal dari penyebutan dalam ayat 80 tentang wilayah di Arabia yang dikenal sebagai Al-Hijr, dengan jelas mengilhami Sahabat-Sahabat Nabi untuk menamainya demikian, karena banyak legenda yang melekat pada nama-tempat itu sejak zaman dahulu. Bahwa Al-Hijr adalah nama suatu tempat dan bukan suatu deskripsi (“risalah batu” atau, menurut sebagian orang, “risalah terlarang”), terlihat jelas dari fakta bahwa sebuah daerah kota kuno dengan nama itu telah disebutkan oleh Ptolemeus, lama setelah kepunahannya, sebagai “Hegra”; dan oleh Pliny sebagai “Egra”. Karena itu, saya membiarkan judul ini tidak diterjemahkan.

Daftar Isi

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ


Surah Al-Hijr Ayat 1

الر ۚ تِلْكَ آيَاتُ الْكِتَابِ وَقُرْآنٍ مُبِينٍ

alif lām rā, tilka āyātul-kitābi wa qur`ānim mubīn

1. Alif. Lam. Ra.1

INI ADALAH PESAN-PESAN wahyu—sebuah wacana yang jelas dalam dirinya sendiri dan secara jelas menunjukkan kebenaran.2


Surah Al-Hijr Ayat 2

رُبَمَا يَوَدُّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْ كَانُوا مُسْلِمِينَ

rubamā yawaddullażīna kafarụ lau kānụ muslimīn

2. Dan, akan terjadi bahwa orang-orang itu yang [sekarang] berkukuh mengingkari kebenaran ini akan menginginkan seandainya mereka berserah diri kepada Allah [ketika hidup di dunia].3


Surah Al-Hijr Ayat 3

ذَرْهُمْ يَأْكُلُوا وَيَتَمَتَّعُوا وَيُلْهِهِمُ الْأَمَلُ ۖ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ

żar-hum ya`kulụ wa yatamatta’ụ wa yul-hihimul-amalu fa saufa ya’lamụn

3. Tinggalkanlah mereka; biarkanlah mereka makan dan bersenang-senang sementara harapan [akan kesenangan yang sia-sia] memperdaya mereka: sebab, pada saatnya, mereka akhirnya akan mengetahui [kebenaran].


Surah Al-Hijr Ayat 4

وَمَا أَهْلَكْنَا مِنْ قَرْيَةٍ إِلَّا وَلَهَا كِتَابٌ مَعْلُومٌ

wa mā ahlaknā ming qaryatin illā wa lahā kitābum ma’lụm

4. Dan, Kami tidak pernah menghancurkan suatu masyarakat pun [karena kezaliman mereka], kecuali sebuah kitab Ilahi telah diperkenalkan kepadanya [sebelumnya];4


Surah Al-Hijr Ayat 5

مَا تَسْبِقُ مِنْ أُمَّةٍ أَجَلَهَا وَمَا يَسْتَأْخِرُونَ

mā tasbiqu min ummatin ajalahā wa mā yasta`khirụn

5. [tetapi ingatlah bahwa] tidak ada umat yang pernah dapat memperkirakan [akhir] batas—waktunya—dan, tidak pula mereka dapat mengundurkan[nya].5


Surah Al-Hijr Ayat 6

وَقَالُوا يَا أَيُّهَا الَّذِي نُزِّلَ عَلَيْهِ الذِّكْرُ إِنَّكَ لَمَجْنُونٌ

wa qālụ yā ayyuhallażī nuzzila ‘alaihiż-żikru innaka lamajnụn

6. Sungguhpun begitu, mereka [yang mengingkari kebenaran] berkata, “Wahai, engkau yang peringatan ini [konon] telah diturunkan kepadamu: sungguh, engkau gila!


Surah Al-Hijr Ayat 7

لَوْ مَا تَأْتِينَا بِالْمَلَائِكَةِ إِنْ كُنْتَ مِنَ الصَّادِقِينَ

lau mā ta`tīnā bil-malā`ikati ing kunta minaṣ-ṣādiqīn

7. Mengapa engkau tidak mendatangkan malaikat-malaikat di hadapan kami jika engkau adalah seorang yang benar?”6


Surah Al-Hijr Ayat 8

مَا نُنَزِّلُ الْمَلَائِكَةَ إِلَّا بِالْحَقِّ وَمَا كَانُوا إِذًا مُنْظَرِينَ

mā nunazzilul-malā`ikata illā bil-ḥaqqi wa mā kānū iżam munẓarīn

8. [Namun,] Kami tidak pernah menurunkan malaikat-malaikat melainkan sesuai dengan [tuntutan-tuntutan] kebenaran;7 dan [andaikan para malaikat itu kini muncul,] lihatlah! mereka [yang menolak kitab Ilahi ini] tidak akan memiliki penangguhan lebih lanjut!8


Surah Al-Hijr Ayat 9

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

innā naḥnu nazzalnaż-żikra wa innā lahụ laḥāfiẓụn

9. Perhatikanlah, Kami sendirilah yang telah menurunkan, setahap demi setahap, pengingat ini:9 dan, perhatikanlah, Kamilah yang akan benar-benar menjaganya [dari segala kerusakan].10


Surah Al-Hijr Ayat 10

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ فِي شِيَعِ الْأَوَّلِينَ

wa laqad arsalnā ming qablika fī syiya’il-awwalīn

10. DAN, SESUNGGUHNYA, [wahai Nabi,] bahkan sebelum masamu, Kami telah mengutus [rasul-rasul Kami] kepada masyarakat-masyarakat11 yang terdahulu—


Surah Al-Hijr Ayat 11

وَمَا يَأْتِيهِمْ مِنْ رَسُولٍ إِلَّا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ

wa mā ya`tīhim mir rasụlin illā kānụ bihī yastahzi`ụn

11. dan tidak pernah datang seorang rasul pun kepada mereka kecuali mereka memperolok-olokkannya.


Surah Al-Hijr Ayat 12

كَذَٰلِكَ نَسْلُكُهُ فِي قُلُوبِ الْمُجْرِمِينَ

każālika naslukuhụ fī qulụbil-mujrimīn

12. Meskipun demikian, Kami [sekarang] menjadikan [cemoohan terhadap pesan-pesan Kami] ini meliputi hati orang-orang yang tenggelam dalam dosa,


Surah Al-Hijr Ayat 13

لَا يُؤْمِنُونَ بِهِ ۖ وَقَدْ خَلَتْ سُنَّةُ الْأَوَّلِينَ

lā yu`minụna bihī wa qad khalat sunnatul-awwalīn

13. yang tidak beriman padanya,12 meskipun jalan yang ditempuh oleh orang-orang [zalim] pada masa silam telah lama mereka ketahui.13


Surah Al-Hijr Ayat 14

وَلَوْ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَابًا مِنَ السَّمَاءِ فَظَلُّوا فِيهِ يَعْرُجُونَ

walau fataḥnā ‘alaihim bābam minas-samā`i fa ẓallụ fīhi ya’rujụn

14. Dan bahkan, seandainya Kami bukakan untuk mereka sebuah gerbang menuju Iangit dan mereka naik, terus naik, ke atasnya,


Surah Al-Hijr Ayat 15

لَقَالُوا إِنَّمَا سُكِّرَتْ أَبْصَارُنَا بَلْ نَحْنُ قَوْمٌ مَسْحُورُونَ

laqālū innamā sukkirat abṣārunā bal naḥnu qaumum mas-ḥụrụn

15. tentulah mereka akan berkata, “Hanyalah mata kami yang terpesona! Tidak, kami telah tersihir!”14


Surah Al-Hijr Ayat 16

وَلَقَدْ جَعَلْنَا فِي السَّمَاءِ بُرُوجًا وَزَيَّنَّاهَا لِلنَّاظِرِينَ

wa laqad ja’alnā fis-samā`i burụjaw wa zayyannāhā lin-nāẓirīn

16. DAN, SESUNGGUHNYA, Kami telah menciptakan di langit gugusan-gugusan bintang yang besar,15 dan menganugerahinya dengan keindahan bagi semua orang yang memperhatikan;


Surah Al-Hijr Ayat 17

وَحَفِظْنَاهَا مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ رَجِيمٍ

wa ḥafiẓnāhā ming kulli syaiṭānir rajīm

17. dan Kami telah menjaganya dari setiap kekuatan setani yang terkutuk16


Surah Al-Hijr Ayat 18

إِلَّا مَنِ اسْتَرَقَ السَّمْعَ فَأَتْبَعَهُ شِهَابٌ مُبِينٌ

illā manistaraqas-sam’a fa atba’ahụ syihābum mubīn

18. sehingga siapa pun yang mencoba-coba mencari tahu [tentang hal-hal yang tidak diketahui] dengan mencuri-curi, akan dikejar oleh suatu nyala api yang jelas terlihat.17


Surah Al-Hijr Ayat 19

وَالْأَرْضَ مَدَدْنَاهَا وَأَلْقَيْنَا فِيهَا رَوَاسِيَ وَأَنْبَتْنَا فِيهَا مِنْ كُلِّ شَيْءٍ مَوْزُونٍ

wal-arḍa madadnāhā wa alqainā fīhā rawāsiya wa ambatnā fīhā ming kulli syai`im mauzụn

19. Dan bumi—Kami telah menghamparkannya dengan luas, meletakkan di atasnya gunung-gunung yang kukuh, dan menjadikan segala macam [kehidupan] tumbuh di atasnya menurut suatu cara yang seimbang,


Surah Al-Hijr Ayat 20

وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيهَا مَعَايِشَ وَمَنْ لَسْتُمْ لَهُ بِرَازِقِينَ

wa ja’alnā lakum fīhā ma’āyisya wa mal lastum lahụ birāziqīn

20. dan menyediakan di atasnya sarana penghidupan untuk kalian [wahai manusia] serta untuk semua [makhluk hidup] yang rezekinya tidak bergantung pada kalian.18


Surah Al-Hijr Ayat 21

وَإِنْ مِنْ شَيْءٍ إِلَّا عِنْدَنَا خَزَائِنُهُ وَمَا نُنَزِّلُهُ إِلَّا بِقَدَرٍ مَعْلُومٍ

wa im min syai`in illā ‘indanā khazā`inuhụ wa mā nunazziluhū illā biqadarim ma’lụm

21. Sebab, tidak ada sesuatu pun yang ada, kecuali pada Kami-lah sumbernya;19 dan tidak ada sesuatu pun yang Kami turunkan kecuali sesuai dengan ukuran yang ditetapkan dengan baik.20


Surah Al-Hijr Ayat 22

وَأَرْسَلْنَا الرِّيَاحَ لَوَاقِحَ فَأَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَسْقَيْنَاكُمُوهُ وَمَا أَنْتُمْ لَهُ بِخَازِنِينَ

wa arsalnar-riyāḥa lawāqiḥa fa anzalnā minas-samā`i mā`an fa asqainākumụh, wa mā antum lahụ bikhāzinīn

22. Dan, Kami biarkan angin bertiup untuk menyuburkan [tumbuh-tumbuhan],21 dan Kami turunkan air dari langit dan membiarkan kalian minum darinya: dan bukanlah kalian yang mengatur sumbernya—


Surah Al-Hijr Ayat 23

وَإِنَّا لَنَحْنُ نُحْيِي وَنُمِيتُ وَنَحْنُ الْوَارِثُونَ

wa innā lanaḥnu nuḥyī wa numītu wa naḥnul-wāriṡụn

23. sebab, perhatikanlah: Kami-lah—hanya Kami—yang menganugerahkan hidup dan menimpakan kematian, dan hanya Kami-lah yang akan tetap ada setelah segala sesuatu berlalu menuju binasa!22


Surah Al-Hijr Ayat 24

وَلَقَدْ عَلِمْنَا الْمُسْتَقْدِمِينَ مِنْكُمْ وَلَقَدْ عَلِمْنَا الْمُسْتَأْخِرِينَ

wa laqad ‘alimnal-mustaqdimīna mingkum wa laqad ‘alimnal-musta`khirīn

24. Dan, Kami sangat mengetahui [hati dan perbuatan semua manusia—baik] orang-orang yang hidup sebelum kalian maupun orang-orang yang akan datang setelah kalian;23


Surah Al-Hijr Ayat 25

وَإِنَّ رَبَّكَ هُوَ يَحْشُرُهُمْ ۚ إِنَّهُ حَكِيمٌ عَلِيمٌ

wa inna rabbaka huwa yaḥsyuruhum, innahụ ḥakīmun ‘alīm

25. dan, perhatikanlah, Pemeliharamulah yang akan mengumpulkan mereka semua bersama [pada Hari Pengadilan]: sungguh, Dia Mahabijaksana, Maha Mengetahui!


Surah Al-Hijr Ayat 26

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ مِنْ صَلْصَالٍ مِنْ حَمَإٍ مَسْنُونٍ

wa laqad khalaqnal-insāna min ṣalṣālim min ḥama`im masnụn

26. DAN, SESUNGGUHNYA, telah Kami ciptakan manusia dari tanah liat yang menimbulkan suara, dari lumpur hitam yang diubah-bentuk24


Surah Al-Hijr Ayat 27

وَالْجَانَّ خَلَقْنَاهُ مِنْ قَبْلُ مِنْ نَارِ السَّمُومِ

wal-jānna khalaqnāhu ming qablu min nāris-samụm

27. sedangkan makhluk-makhluk gaib telah Kami ciptakan, [jauh] sebelum itu, dari api (yang berasal) dari angin yang sangat panas.25


Surah Al-Hijr Ayat 28

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي خَالِقٌ بَشَرًا مِنْ صَلْصَالٍ مِنْ حَمَإٍ مَسْنُونٍ

wa iż qāla rabbuka lil-malā`ikati innī khāliqum basyaram min ṣalṣālim min ḥama`im masnụn

28. Dan, lihatlah! Pemeliharamu berfirman kepada para malaikat, “Perhatikanlah, Aku akan menciptakan manusia dari tanah liat yang menimbulkan suara, dari lumpur hitam yang diubah-bentuk;


Surah Al-Hijr Ayat 29

فَإِذَا سَوَّيْتُهُ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِنْ رُوحِي فَقَعُوا لَهُ سَاجِدِينَ

fa iżā sawwaituhụ wa nafakhtu fīhi mir rụḥī faqa’ụ lahụ sājidīn

29. dan apabila Aku telah membentuknya dengan sempurna dan meniupkan ke dalamnya dari ruh-Ku, tunduklah kalian di hadapannya dengan bersujud!”26


Surah Al-Hijr Ayat 30

فَسَجَدَ الْمَلَائِكَةُ كُلُّهُمْ أَجْمَعُونَ

fa sajadal-malā`ikatu kulluhum ajma’ụn

30. Lalu, para malaikat itu bersujud semuanya, bersama-sama,


Surah Al-Hijr Ayat 31

إِلَّا إِبْلِيسَ أَبَىٰ أَنْ يَكُونَ مَعَ السَّاجِدِينَ

illā iblīs, abā ay yakụna ma’as-sājidīn

31. kecuali iblis: dia menolak untuk ikut di antara yang bersujud.27


Surah Al-Hijr Ayat 32

قَالَ يَا إِبْلِيسُ مَا لَكَ أَلَّا تَكُونَ مَعَ السَّاجِدِينَ

qāla yā iblīsu mā laka allā takụna ma’as-sājidīn

32. Berfirmanlah Dia, “Wahai, iblis! Apa alasanmu untuk tidak ikut di antara mereka yang bersujud itu?”


Surah Al-Hijr Ayat 33

قَالَ لَمْ أَكُنْ لِأَسْجُدَ لِبَشَرٍ خَلَقْتَهُ مِنْ صَلْصَالٍ مِنْ حَمَإٍ مَسْنُونٍ

qāla lam akul li`asjuda libasyarin khalaqtahụ min ṣalṣālim min ḥama`im masnụn

33. [Iblis] menjawab, “Tidak selayaknya bagiku bersujud di hadapan manusia yang telah Engkau ciptakan dari tanah liat yang menimbulkan suara, dari lumpur hitam yang diubah-bentuk!”


Surah Al-Hijr Ayat 34

قَالَ فَاخْرُجْ مِنْهَا فَإِنَّكَ رَجِيمٌ

qāla fakhruj min-hā fa innaka rajīm

34. Berfirmanlah Dia, “Maka, keluarlah dari [kedudukan kemalaikatan] ini: sebab, perhatikanlah, [mulai sekarang] engkau terkutuk,


Surah Al-Hijr Ayat 35

وَإِنَّ عَلَيْكَ اللَّعْنَةَ إِلَىٰ يَوْمِ الدِّينِ

wa inna ‘alaikal-la’nata ilā yaumid-dīn

35. dan penolakan[-Ku] akan menjadi hukumanmu yang pantas28 hingga Hari Pengadilan!”


Surah Al-Hijr Ayat 36

قَالَ رَبِّ فَأَنْظِرْنِي إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ

qāla rabbi fa anẓirnī ilā yaumi yub’aṡụn

36. Berkata [Iblis], “Maka, wahai Pemeliharaku, berikanlah kepadaku penangguhan hingga Hari ketika semua akan dibangkitkan dari kematian!”


Surah Al-Hijr Ayat 37

قَالَ فَإِنَّكَ مِنَ الْمُنْظَرِينَ

qāla fa innaka minal-munẓarīn

37. Dia (Allah) menjawab, “Sungguh, demikianlah yang akan terjadi: engkau akan termasuk di antara mereka yang diberi penangguhan


Surah Al-Hijr Ayat 38

إِلَىٰ يَوْمِ الْوَقْتِ الْمَعْلُومِ

ilā yaumil-waqtil-ma’lụm

38. hingga Hari yang waktunya diketahui [oleh-Ku sendiri].”


Surah Al-Hijr Ayat 39

قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الْأَرْضِ وَلَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ

qāla rabbi bimā agwaitanī la`uzayyinanna lahum fil-arḍi wa la`ugwiyannahum ajma’īn

39. [Kemudian, Iblis] berkata, “Wahai, Pemeliharaku! Karena Engkau telah menggagalkanku,29 aku benar-benar akan menjadikan [semua yang buruk] di bumi tampak baik bagi mereka, dan pasti akan kuperdayakan mereka ke dalam kesesatan yang memilukan—


Surah Al-Hijr Ayat 40

إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ

illā ‘ibādaka min-humul-mukhlaṣīn

40. [semua] kecuali di antara mereka yang merupakan hamba-hamba-Mu yang sejati!”30


Surah Al-Hijr Ayat 41

قَالَ هَٰذَا صِرَاطٌ عَلَيَّ مُسْتَقِيمٌ

qāla hāżā ṣirāṭun ‘alayya mustaqīm

41. Berfirmanlah Dia, “Inilah, bersama-Ku, jalan yang lurus:31


Surah Al-Hijr Ayat 42

إِنَّ عِبَادِي لَيْسَ لَكَ عَلَيْهِمْ سُلْطَانٌ إِلَّا مَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْغَاوِينَ

inna ‘ibādī laisa laka ‘alaihim sulṭānun illā manittaba’aka minal-gāwīn

42. sungguh, engkau tidak akan memiliki kekuasaan terhadap makhluk-makhluk-Ku—kecuali orang-orang yang [sudah] tenggelam dalam kesalahan yang memilukan dan mengikutimu [atas kehendak mereka sendiri]:32


Surah Al-Hijr Ayat 43

وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمَوْعِدُهُمْ أَجْمَعِينَ

wa inna jahannama lamau’iduhum ajma’īn

43. dan bagi semua orang yang seperti itu, perhatikanlah, neraka adalah tempat yang dijanjikan,


Surah Al-Hijr Ayat 44

لَهَا سَبْعَةُ أَبْوَابٍ لِكُلِّ بَابٍ مِنْهُمْ جُزْءٌ مَقْسُومٌ

lahā sab’atu abwāb, likulli bābim min-hum juz`um maqsụm

44. dengan tujuh pintu gerbang yang mengantar ke dalamnya, setiap pintu gerbang menerima golongan tertentu para pendosa.”33


Surah Al-Hijr Ayat 45

إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ

innal-muttaqīna fī jannātiw wa ‘uyụn

45. SUNGGUH, orang-orang yang sadar akan Allah [akan mendapati diri mereka di akhirat] berada di tengah taman-taman dan mata air-mata air,


Surah Al-Hijr Ayat 46

ادْخُلُوهَا بِسَلَامٍ آمِنِينَ

udkhulụhā bisalāmin āminīn

46. [yang disambut dengan salam,] “Masuklah ke sini dengan damai dan aman!”


Surah Al-Hijr Ayat 47

وَنَزَعْنَا مَا فِي صُدُورِهِمْ مِنْ غِلٍّ إِخْوَانًا عَلَىٰ سُرُرٍ مُتَقَابِلِينَ

wa naza’nā mā fī ṣudụrihim min gillin ikhwānan ‘alā sururim mutaqābilīn

47. Dan, [saat itu] akan Kami hilangkan segala pikiran atau perasaan yang tidak berguna yang mungkin masih ada [melekat] dalam dada mereka, [dan mereka akan hidup tenteram] sebagai saudara, saling berhadapan [dalam cinta] di atas singgasana-singgasana kebahagiaan.34


Surah Al-Hijr Ayat 48

لَا يَمَسُّهُمْ فِيهَا نَصَبٌ وَمَا هُمْ مِنْهَا بِمُخْرَجِينَ

lā yamassuhum fīhā naṣabuw wa mā hum min-hā bimukhrajīn

48. Lelah tidak akan pernah menyentuh mereka dalam [keadaan yang bahagia] ini, dan mereka tidak akan pernah diharuskan untuk meninggalkannya.35


Surah Al-Hijr Ayat 49

نَبِّئْ عِبَادِي أَنِّي أَنَا الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

nabbi` ‘ibādī annī anal-gafụrur-raḥīm

49. Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku bahwa Aku—Aku sajalah—Yang Maha Pengampun, Sang Maha Pemberi Rahmat;


Surah Al-Hijr Ayat 50

وَأَنَّ عَذَابِي هُوَ الْعَذَابُ الْأَلِيمُ

wa anna ‘ażābī huwal-‘ażābul-alīm

50. dan [juga] bahwa derita yang akan Aku timpakan [kepada para pendosa] benar-benar akan menjadi suatu derita yang paling pedih.36


Surah Al-Hijr Ayat 51

وَنَبِّئْهُمْ عَنْ ضَيْفِ إِبْرَاهِيمَ

wa nabbi`hum ‘an ḍaifi ibrāhīm

51. DAN, KABARKANLAH KEPADA MEREKA [sekali lagi] tentang tamu-tamu Ibrahim37


Surah Al-Hijr Ayat 52

إِذْ دَخَلُوا عَلَيْهِ فَقَالُوا سَلَامًا قَالَ إِنَّا مِنْكُمْ وَجِلُونَ

iż dakhalụ ‘alaihi fa qālụ salāmā, qāla innā mingkum wajilụn

52. [bagajmana,] ketika mereka menampakkan diri di hadapannya dan mengucapkan salam damai kepadanya, dia menjawab, “Perhatikanlah, kami takut terhadapmu!”38


Surah Al-Hijr Ayat 53

قَالُوا لَا تَوْجَلْ إِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلَامٍ عَلِيمٍ

qālụ lā taujal innā nubasysyiruka bigulāmin ‘alīm

53. Berkatalah mereka, “Janganlah takut! Perhatikanlah, kami membawakan kepadamu berita gembira tentang [kelahiran] seorang putra yang akan dianugerahi dengan pengetahuan yang dalam.”39


Surah Al-Hijr Ayat 54

قَالَ أَبَشَّرْتُمُونِي عَلَىٰ أَنْ مَسَّنِيَ الْكِبَرُ فَبِمَ تُبَشِّرُونَ

qāla a basysyartumụnī ‘alā am massaniyal-kibaru fa bima tubasysyirụn

54. Berkata dia, “Apakah kalian memberikan kepadaku berita gembira ini meskipun kenyataannya usia tua telah menyergapku? Maka, betapa [aneh] berita yang kalian sampaikan kepadaku ini!”


Surah Al-Hijr Ayat 55

قَالُوا بَشَّرْنَاكَ بِالْحَقِّ فَلَا تَكُنْ مِنَ الْقَانِطِينَ

qālụ basysyarnāka bil-ḥaqqi fa lā takum minal-qāniṭīn

55. Mereka menjawab, “Kami telah menyampaikan berita gembira kepadamu tentang sesuatu yang pasti akan terjadi:40 maka, janganlah termasuk di antara orang-orang yang berputus asa!”


Surah Al-Hijr Ayat 56

قَالَ وَمَنْ يَقْنَطُ مِنْ رَحْمَةِ رَبِّهِ إِلَّا الضَّالُّونَ

qāla wa may yaqnaṭu mir raḥmati rabbihī illaḍ-ḍāllụn

56. [Ibrahim] berseru, “Dan, siapakah—selain dari orang-orang yang benar-benar telah tersesat jalannya—yang sekali-kali dapat berputus asa dari rahmat Pemeliharanya?”


Surah Al-Hijr Ayat 57

قَالَ فَمَا خَطْبُكُمْ أَيُّهَا الْمُرْسَلُونَ

qāla fa mā khaṭbukum ayyuhal-mursalụn

57. Dia menambahkan, “Dan apa [lagi]-kah tujuan kalian, wahai kalian para utusan [samawi]?”


Surah Al-Hijr Ayat 58

قَالُوا إِنَّا أُرْسِلْنَا إِلَىٰ قَوْمٍ مُجْرِمِينَ

qālū innā ursilnā ilā qaumim mujrimīn

58. Mereka menjawab, “Kami diutus kepada kaum yang tenggelam dalam dosa41 [yang akan dihancurkan],


Surah Al-Hijr Ayat 59

إِلَّا آلَ لُوطٍ إِنَّا لَمُنَجُّوهُمْ أَجْمَعِينَ

illā āla lụṭ, innā lamunajjụhum ajma’īn

59. kecuali keluarga Luth, yang semuanya, perhatikanlah, akan kami selamatkan—


Surah Al-Hijr Ayat 60

إِلَّا امْرَأَتَهُ قَدَّرْنَا ۙ إِنَّهَا لَمِنَ الْغَابِرِينَ

illamra`atahụ qaddarnā innahā laminal-gābirīn

60. dengan mengecualikan istrinya saja, [yang mengenainya, Allah berfirman demikian,] ‘Kami telah menentukan [bahwa], perhatikanlah, dia termasuk di antara orang-orang yang tertinggal!’”42


Surah Al-Hijr Ayat 61

فَلَمَّا جَاءَ آلَ لُوطٍ الْمُرْسَلُونَ

fa lammā jā`a āla lụṭinil-mursalụn

61. DAN, TATKALA para utusan [Allah] datang kepada keluarga Luth,


Surah Al-Hijr Ayat 62

قَالَ إِنَّكُمْ قَوْمٌ مُنْكَرُونَ

qāla innakum qaumum mungkarụn

62. dia (Luth) berkata, “Perhatikanlah, kalian adalah orang-orang yang tidak dikenal [di sini]!”43


Surah Al-Hijr Ayat 63

قَالُوا بَلْ جِئْنَاكَ بِمَا كَانُوا فِيهِ يَمْتَرُونَ

qālụ bal ji`nāka bimā kānụ fīhi yamtarụn

63. Mereka menjawab, “Tidak, tetapi kami datang kepadamu dengan [pemberitahuan tentang] sesuatu yang mereka [orang-orang yang terbiasa dengan keburukan itu] selalu persoalkan,44


Surah Al-Hijr Ayat 64

وَأَتَيْنَاكَ بِالْحَقِّ وَإِنَّا لَصَادِقُونَ

wa ataināka bil-ḥaqqi wa innā laṣādiqụn

64. dan kami bawakan kepadamu kepastian [terjadinya]:45 sebab, perhatikanlah, kami sungguh mengatakan kebenaran.


Surah Al-Hijr Ayat 65

فَأَسْرِ بِأَهْلِكَ بِقِطْعٍ مِنَ اللَّيْلِ وَاتَّبِعْ أَدْبَارَهُمْ وَلَا يَلْتَفِتْ مِنْكُمْ أَحَدٌ وَامْضُوا حَيْثُ تُؤْمَرُونَ

fa asri bi`ahlika biqiṭ’im minal-laili wattabi’ adbārahum wa lā yaltafit mingkum aḥaduw wamḍụ ḥaiṡu tu`marụn

65. Maka, pergilah dengan keluargamu selagi masih malam, dengan engkau sendiri mengikuti mereka di belakang; dan janganlah biarkan seorang pun di antara kalian menoleh ke belakang,46 melainkan teruslah maju ke arah yang diperintahkan kepada kalian.”


Surah Al-Hijr Ayat 66

وَقَضَيْنَا إِلَيْهِ ذَٰلِكَ الْأَمْرَ أَنَّ دَابِرَ هَٰؤُلَاءِ مَقْطُوعٌ مُصْبِحِينَ

wa qaḍainā ilaihi żālikal-amra anna dābira hā`ulā`i maqṭụ’um muṣbiḥīn

66. Dan, [melalui utusan-utusan Kami,] Kami wahyukan kepadanya keputusan ini: “Sisa terakhir dari [para pendosa] itu akan disapu habis47 pada waktu shubuh.”


Surah Al-Hijr Ayat 67

وَجَاءَ أَهْلُ الْمَدِينَةِ يَسْتَبْشِرُونَ

wa jā`a ahlul-madīnati yastabsyirụn

67. Dan, penduduk kota itu datang [kepada Luth] dengan riang karena berita gembira itu.48


Surah Al-Hijr Ayat 68

قَالَ إِنَّ هَٰؤُلَاءِ ضَيْفِي فَلَا تَفْضَحُونِ

qāla inna hā`ulā`i ḍaifī fa lā tafḍaḥụn

68. Berseru [Luth], “Perhatikanlah, ini adalah tamu-tamuku: maka janganlah mempermalukanku,


Surah Al-Hijr Ayat 69

وَاتَّقُوا اللَّهَ وَلَا تُخْزُونِ

wattaqullāha wa lā tukhzụn

69. tetapi sadarlah akan Allah dan janganlah membuatku malu!”


Surah Al-Hijr Ayat 70

قَالُوا أَوَلَمْ نَنْهَكَ عَنِ الْعَالَمِينَ

qālū a wa lam nan-haka ‘anil-‘ālamīn

70. Mereka menjawab, “Bukankah kami telah melarangmu [untuk memberi perlindungan] kepada manusia mana pun?”49


Surah Al-Hijr Ayat 71

قَالَ هَٰؤُلَاءِ بَنَاتِي إِنْ كُنْتُمْ فَاعِلِينَ

qāla hā`ulā`i banātī ing kuntum fā’ilīn

71. [Luth] berkata, “[Alih-alih, bawalah] putri-putriku ini,50 jika kalian mesti melakukan [apa pun yang hendak kalian lakukan]!”


Surah Al-Hijr Ayat 72

لَعَمْرُكَ إِنَّهُمْ لَفِي سَكْرَتِهِمْ يَعْمَهُونَ

la’amruka innahum lafī sakratihim ya’mahụn

72. [Akan tetapi, para malaikat berkata demikian] “Seumur hidupmu, [wahai Luth, mereka tidak akan mendengarkanmu:]51 perhatikanlah, dalam kemabukan [nafsu] mereka, mereka terhuyung-huyung ke sana kemari!”


Surah Al-Hijr Ayat 73

فَأَخَذَتْهُمُ الصَّيْحَةُ مُشْرِقِينَ

fa akhażat-humuṣ-ṣaiḥatu musyriqīn

73. Dan kemudian, ledakan [hukuman Kami] membinasakan mereka52 ketika matahari terbit,


Surah Al-Hijr Ayat 74

فَجَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ حِجَارَةً مِنْ سِجِّيلٍ

fa ja’alnā ‘āliyahā sāfilahā wa amṭarnā ‘alaihim ḥijāratam min sijjīl

74. dan Kami buat [kota-kota yang penuh dosa] itu menjadi terbalik dan menghujani mereka dengan serangan-serangan hukuman sekeras batu yang telah ditakdirkan sebelumnya.53


Surah Al-Hijr Ayat 75

إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِلْمُتَوَسِّمِينَ

inna fī żālika la`āyātil lil-mutawassimīn

75. Sungguh, dalam semua hal yang demikian ini, benar-benar terdapat pesan-pesan bagi orang-orang yang bisa membaca pertanda:54


Surah Al-Hijr Ayat 76

وَإِنَّهَا لَبِسَبِيلٍ مُقِيمٍ

wa innahā labisabīlim muqīm

76. sebab, perhatikanlah, [kota-kota] itu dahulu terletak di dekat sebuah jalan yang masih ada.55


Surah Al-Hijr Ayat 77

إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِلْمُؤْمِنِينَ

inna fī żālika la`āyatal lil-mu`minīn

77. Sungguh, di dalam hal ini benar-benar terdapat sebuah pesan bagi semua orang yang beriman [pada Allah].


Surah Al-Hijr Ayat 78

وَإِنْ كَانَ أَصْحَابُ الْأَيْكَةِ لَظَالِمِينَ

wa ing kāna aṣ-ḥābul-aikati laẓālimīn

78. DAN, PENDUDUK lembah-lembah yang berhutan [di Madyan itu, juga] merupakan orang-orang yang biasa berbuat zalim,56


Surah Al-Hijr Ayat 79

فَانْتَقَمْنَا مِنْهُمْ وَإِنَّهُمَا لَبِإِمَامٍ مُبِينٍ

fantaqamnā min-hum, wa innahumā labi`imāmim mubīn

79. maka demikianlah Kami timpakan hukuman Kami terhadap mereka.

Dan, perhatikanlah, kedua [umat yang penuh dosa] ini dahulu tinggal di dekat sebuah jalan raya, yang [hingga hari ini] jelas terlihat.57


Surah Al-Hijr Ayat 80

وَلَقَدْ كَذَّبَ أَصْحَابُ الْحِجْرِ الْمُرْسَلِينَ

wa laqad każżaba aṣ-ḥābul-ḥijril-mursalīn

80. DAN, [begitu pula,] sesungguhnya, penduduk Al-Hijr58 mendustakan para rasul pengemban pesan [Kami]:


Surah Al-Hijr Ayat 81

وَآتَيْنَاهُمْ آيَاتِنَا فَكَانُوا عَنْهَا مُعْرِضِينَ

wa ātaināhum āyātinā fa kānụ ‘an-hā mu’riḍīn

81. sebab, Kami telah menyampaikan kepada mereka pesan-pesan Kami, tetapi mereka dengan bebal berpaling darinya—


Surah Al-Hijr Ayat 82

وَكَانُوا يَنْحِتُونَ مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتًا آمِنِينَ

wa kānụ yan-ḥitụna minal-jibāli buyụtan āminīn

82. meskipun mereka biasa [menikmati karunia Kami dan] memahat tempat-tempat tinggal dari gunung-gunung, [tempat mereka dapat hidup] dengan aman59


Surah Al-Hijr Ayat 83

فَأَخَذَتْهُمُ الصَّيْحَةُ مُصْبِحِينَ

fa akhażat-humuṣ-ṣaiḥatu muṣbiḥīn

83. lalu, suara ledakan [hukuman Kami] membinasakan mereka pada waktu shubuh,


Surah Al-Hijr Ayat 84

فَمَا أَغْنَىٰ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

fa mā agnā ‘an-hum mā kānụ yaksibụn

84. dan tiada faedahnya bagi mereka semua [kekuasaan] yang telah mereka peroleh.


Surah Al-Hijr Ayat 85

وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا إِلَّا بِالْحَقِّ ۗ وَإِنَّ السَّاعَةَ لَآتِيَةٌ ۖ فَاصْفَحِ الصَّفْحَ الْجَمِيلَ

wa mā khalaqnas-samāwāti wal-arḍa wa mā bainahumā illā bil-ḥaqq, wa innas-sā’ata la`ātiyatun faṣfaḥiṣ-ṣaf-ḥal jamīl

85. DAN, [ingatlah:] tidak Kami ciptakan lelangit dan bumi serta segala yang ada di antara keduanya tanpa [suatu] kebenaran [hakiki];60 tetapi, perhatikanlah, Saat [ketika hal ini akan menjadi jelas bagi semuanya] pasti akan datang.

Karena itu, maafkanlah [kekurangan manusia] dengan kesabaran yang elok:


Surah Al-Hijr Ayat 86

إِنَّ رَبَّكَ هُوَ الْخَلَّاقُ الْعَلِيمُ

inna rabbaka huwal-khallāqul-‘alīm

86. sungguh, Pemeliharamu adalah Pencipta segala sesuatu, Yang Maha Mengetahui!61


Surah Al-Hijr Ayat 87

وَلَقَدْ آتَيْنَاكَ سَبْعًا مِنَ الْمَثَانِي وَالْقُرْآنَ الْعَظِيمَ

wa laqad ātaināka sab’am minal-maṡānī wal-qur`ānal-‘aẓīm

87. DAN, SESUNGGUHNYA, Kami telah menganugerahkan kepadamu tujuh [ayat] yang sering diulang, dan [dengan demikian, telah membentangkan di hadapanmu] Al-Quran yang agung ini:62


Surah Al-Hijr Ayat 88

لَا تَمُدَّنَّ عَيْنَيْكَ إِلَىٰ مَا مَتَّعْنَا بِهِ أَزْوَاجًا مِنْهُمْ وَلَا تَحْزَنْ عَلَيْهِمْ وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِلْمُؤْمِنِينَ

lā tamuddanna ‘ainaika ilā mā matta’nā bihī azwājam min-hum wa lā taḥzan ‘alaihim wakhfiḍ janāḥaka lil-mu`minīn

88. [maka] janganlah menujukan kedua matamu [dengan hasrat] ke arah keuntungan-keuntungan duniawi yang telah Kami anugerahkan kepada sejumlah63 orang [yang mengingkari kebenaran]. Dan, jangan pula bersedih hati terhadap orang-orang [yang menolak untuk taat kepadamu], tetapi bentangkanlah sayap-sayap kelembutanmu pada orang-orang yang beriman,64


Surah Al-Hijr Ayat 89

وَقُلْ إِنِّي أَنَا النَّذِيرُ الْمُبِينُ

wa qul innī anan-nażīrul-mubīn

89. dan katakan: “Perhatikanlah, aku benar-benar sang pemberi peringatan yang nyata [yang dijanjikan oleh Allah]!”65


Surah Al-Hijr Ayat 90

كَمَا أَنْزَلْنَا عَلَى الْمُقْتَسِمِينَ

kamā anzalnā ‘alal-muqtasimīn

90. [Karena, engkaulah pengemban kitab Ilahi66] sebagaimana Kami telah menurunkan kepada orang-orang yang [kemudian] memecahnya menjadi bagian-bagian,67


Surah Al-Hijr Ayat 91

الَّذِينَ جَعَلُوا الْقُرْآنَ عِضِينَ

allażīna ja’alul-qur`āna ‘iḍīn

91. [dan] yang [kini] menyatakan Al-Quran ini sebagai [kumpulan] kebohongan!68


Surah Al-Hijr Ayat 92

فَوَرَبِّكَ لَنَسْأَلَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ

fa wa rabbika lanas`alannahum ajma’īn

92. Namun, demi Pemeliharamu! [Pada Hari Pengadilan,] Kami pasti akan memanggil mereka untuk dimintai pertanggungjawaban, semuanya,


Surah Al-Hijr Ayat 93

عَمَّا كَانُوا يَعْمَلُونَ

‘ammā kānụ ya’malụn

93. terhadap apa pun yang telah mereka perbuat!


Surah Al-Hijr Ayat 94

فَاصْدَعْ بِمَا تُؤْمَرُ وَأَعْرِضْ عَنِ الْمُشْرِكِينَ

faṣda’ bimā tu`maru wa a’riḍ ‘anil-musyrikīn

94. Karena itu, sampaikanlah secara terang-terangan semua yang telah diperintahkan kepadamu [untuk dikatakan], dan tinggalkanlah semua orang yang menisbahkan ketuhanan kepada apa pun selain Allah:


Surah Al-Hijr Ayat 95

إِنَّا كَفَيْنَاكَ الْمُسْتَهْزِئِينَ

innā kafainākal-mustahzi`īn

95. sungguh, cukuplah Kami bagimu dalam menghadapi semua orang yang [sekarang] memperolok-olok [pesan ini—semuanya]


Surah Al-Hijr Ayat 96

الَّذِينَ يَجْعَلُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ ۚ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ

allażīna yaj’alụna ma’allāhi ilāhan ākhar, fa saufa ya’lamụn

96. yang menegaskan bahwa berdampingan dengan Allah, ada pula kuasa-kuasa Ilahi yang lain:69 karena, pada saatnya, mereka akan mengetahui [kebenaran].


Surah Al-Hijr Ayat 97

وَلَقَدْ نَعْلَمُ أَنَّكَ يَضِيقُ صَدْرُكَ بِمَا يَقُولُونَ

wa laqad na’lamu annaka yaḍīqu ṣadruka bimā yaqụlụn

97. Dan, Kami sungguh mengetahui bahwa dadamu menjadi sempit karena hal-hal [penghujatan] yang mereka ucapkan:


Surah Al-Hijr Ayat 98

فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَكُنْ مِنَ السَّاجِدِينَ

fa sabbiḥ biḥamdi rabbika wa kum minas-sājidīn

98. tetapi bertasbihlah engkau memuji kemuliaan Pemeliharamu yang tiada terhingga, dan pujilah Dia, serta jadilah engkau di antara orang-orang yang bersujud [di hadapan-Nya],


Surah Al-Hijr Ayat 99

وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ

wa’bud rabbaka ḥattā ya`tiyakal-yaqīn

99. dan sembahlah Pemeliharamu hingga kematian datang kepadamu.70


Sesuai versi The Message of the Quran oleh Muhammad Asad (Leopold Weiss)

Scroll to Top